26.9.15

336-1

Seharusnya besok tepat 11 bulan atau 336 hari...

Seketika pada hari itu aku mempunyai insting kuat tentang apa yang akan terjadi satu minggu yang lalu. Memang aku sudah mempersiapkan menata semua yang sudah terlewati. Namun, persiapanku ternyata belum matang. Kata-kata yang terlontar dari kerongkongan sekarang sulit untuk di kembalikan. Tidak kasar, tidak pula menyakiti namun membekas.  Layaknya berjalan diatas batu kerikil yang luncip tidak nampak namun terasa.
Aku mengulang kembali cerita yang tidak terasa telah dilewati, dengan hati bahagia dan masih merasa disisimu. Mungkin aku salah berbuat hal itu. Tapi, hanya itu yang dapat membuatku merasa hidup. Aku membiarkan semua ini berjalan selaras, tidak berusaha untuk menahan atau merusak.

Memang, keputusan itu sudah disepakati. Sahabat memang jalan yang terbaik. Melupakan hal yang kuhindari. Menyakitkan mungkin awal dari kebahagiaan. Mungkin juga awal dari pembentukan sesosok pribadi yang kuat.

Yang aku bisa lakukan hanya mendoakanmu dan pretend that everything's okay. Lancarkan kami yaAllah. Semoga tujuan kita tercapai. Amiin. Selamat malam semoga selalu bahagia sahabat:)

12.1.15

Prinsip Tumbuhan

bayangkan jika sebuah cinta itu adalah sebuah tumbuhan berbunga. ibarat air adalah rasa sayang. dan tanah adalah persahabatan.

ketika di suatu taman kamu sedang menanam bunga itu dengan sebuah benih, entah itu tumbuhan yang masih kecil atau biji. aku ambil contoh saja sebuah biji.

biji. untuk menumbuhkannya tentu menggunakan air. maka dibijilah saat yang tepat bagi air untuk menumbuhkan tumbuhan berbunga ini. tetapi biji tidak dapat tumbuh tanpa perantara. maka tanahnya jawabannya.

setiap hari air menyirami biji ini. lama lama terlihat tunas menyempil di sela-sela biji. lama lama tunas itu bertumbuh menjadi sebuah batang. terus semakin tinggi dan mencapai puncaknya.

dipuncak sebuah batang ini mengeluarkan tunas lagi. tunas bunga. kelopak dari tunas ini masih kecil. masih tertutup rapat. sampai air menyiraminya. sedikit demi sedikit kelopak membuka setiap harinya. sampai tiba saatnya bunga itu menjadi sempurna. sebuah bunga yanh paling cantik di taman itu. tetapi... air tetap menyiraminya setiap hari. lama kelamaan kelopak bunga ini sudah tidak muat untuk menampung air, ia menransfer ke bawah hingga batang. batang menransfer ke akar. karena setiap hari air membasahinya yang terjadi apa? tumbuhan ini busuk!
air yang seharusnya menjadi sumber utama malah menjadi perusak keindahan.

sungguh malang nasib bunga itu. lalu seharusnya  apa yang bisa membuat bunga bertahan lama selain air? tentunya tanah. didalam tanah terdapat banyak sekali zat zat pemberi nutrisi tumbuhan. tanah tidak akan merusak. tanah menopang kelangsungan hidup tumbuhan. tanpa dasar tanah, tumbuhan berbunga tidak dapat menopang tubuhnya. walaupun sebuah tumbuhan itu tumbang selalu ada akar yang masih tersisa di dalam tanah, yang tentunya masih merupakan bagian dari kehidupannya.

dan tanah akan selalu ada walaupun tumbuhan berbunga itu sudah tumbang.